Kolaborasi Babinsa dan Warga: Semangat Gotong Royong Bangun TPA di Desa Pandansari

Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan bersama warga desa berkolaborasi membangun Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA
ACEH SINGKIL, Simpang Kanan, 23 Oktober 2024 - Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Pandansari, Kecamatan Simpang Kanan. Bersama Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, Sertu Agus Kurniawan, warga desa berkolaborasi membangun Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA) yang sangat dinantikan oleh masyarakat.

Pembangunan TPA ini merupakan wujud nyata dari kepedulian masyarakat akan pentingnya pendidikan agama, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur'an bagi generasi muda. Desa Pandansari yang mayoritas penduduknya beragama Islam, merasa sangat membutuhkan sarana pendidikan yang memadai untuk mendidik anak-anak mereka dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam. Selama ini, anak-anak di desa tersebut harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pendidikan agama yang layak, sehingga keberadaan TPA ini menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam kegiatan ini, Sertu Agus Kurniawan juga aktif terjun langsung ke lapangan. Ia bekerja bersama warga, mulai dari pengangkutan material, pengerjaan pondasi bangunan, hingga proses pembangunan dinding TPA. Peran Babinsa dalam pembangunan ini bukan hanya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa TNI selalu hadir dalam setiap kegiatan sosial yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

Masyarakat Desa Pandansari menyambut antusias inisiatif ini. Banyak warga yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaganya untuk terlibat dalam kegiatan gotong royong ini. Kehadiran Sertu Agus Kurniawan semakin memotivasi warga untuk bekerja keras menyelesaikan pembangunan TPA, yang diharapkan dapat segera digunakan dalam waktu dekat.

Pembangunan TPA di Desa Pandansari ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah desa memberikan kontribusi berupa pengadaan lahan dan sebagian material bangunan. Selain itu, beberapa donatur dari luar desa juga turut menyumbangkan dana untuk kelancaran pembangunan ini. Bantuan yang datang dari berbagai pihak ini semakin memacu semangat warga untuk menyelesaikan pembangunan dengan sebaik-baiknya.

Setelah TPA ini selesai dibangun, diharapkan anak-anak di Desa Pandansari bisa mendapatkan pendidikan agama yang lebih baik tanpa harus pergi ke tempat yang jauh. TPA ini akan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi anak-anak dan remaja, tempat mereka belajar membaca Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, dan memperkuat nilai-nilai akhlak yang baik. Keberadaan TPA ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga, khususnya dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang rutin diselenggarakan.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam pembangunan TPA ini menggambarkan bahwa di tengah kemajuan zaman, nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan masih sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat Desa Pandansari. Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, pembangunan sarana pendidikan agama ini dapat terlaksana dengan baik, membawa harapan baru bagi masa depan generasi muda di desa tersebut.

Kehadiran TPA di Desa Pandansari akan menjadi bukti bahwa pendidikan agama adalah fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Dengan adanya sarana pendidikan yang layak, diharapkan anak-anak di desa ini dapat tumbuh menjadi individu yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas. (*Singkil Expost)

Posting Komentar untuk "Kolaborasi Babinsa dan Warga: Semangat Gotong Royong Bangun TPA di Desa Pandansari"